Daftar Subbab

Rasulullah SAW Hijrah

Berada di Quba'

~4 min baca

Pada hari Senin tanggal 8 Rabi'ul Awwal tahun ke-14 dari nubuwah atau tahun pertama dari hijrah, bertepatan dengan tanggal 23 September 622 M, Rasulullah SAW tiba di Quba'. Abdullah bin Az-Zubair menuturkan, bahwa tatkala orang-orang Muslim di Madinah mendengar kabar tentang Rasulullah SAW dari Makkah, maka setiap pagi mereka keluar menuju tanah lapang menunggu kedatangan beliau. Lalu mereka pulang tatkala panas matahari menyengat pada tengah hari.

Suatu hari tatkala mereka sedang pulang setelah menunggu sekian lama dan tatkala mereka sudah masuk ke rumah mereka masing-masing, ada salah seorang Yahudi yang naik ke atas benteng mereka dan untuk keperluan. Saat itu dia melihat Rasulullah SAW dan rekan-rekannya, membentuk titik putih yang kabur karena fatamorgana. Orang Yahudi itu tidak kuasa menahan diri untuk berteriak dengan suara nyaring, "Wahai semua orang Arab, itulah kakek kalian yang kalian tunggu-tunggu." Seketika itu juga orang-orang Muslim menghampiri senjatanya.

Ibnul Qayyim berkata, "Aku mendengar suara hiruk-pikuk dan takbir di kalangan Bani Amr bin Auf. Orang-orang Muslim bertakbir karena gembira atas kedatangan beliau. Mereka pun keluar rumah untuk menyongsong dan menyambut dengan ucapan selamat atas nubuwah beliau, lalu mereka bergerombol di sekeliling beliau.

Beliau diam dengan tenang, karena wahyu turun kepada beliau, فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ مَوْلٰىهُ وَجِبْرِيْلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِيْنَۚ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ بَعْدَ ذٰلِكَ... ظَهِيْرٌ ۝٤ "Sesungguhnya Allah adalah pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang Mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolong pula. " (At-Tahrim: 4) Urwah bin Az-Zubair berkata, "Lalu mereka menyongsong kedatangan Rasulullah SAW . Beliau berjalan bersama mereka hingga berhenti di Bani Amr bin Auf.

Hal ini terjadi pada hari Senin bulan Rabi'ul Awwal. Abu Bakar berdiri, sementara beliau hanya duduk sambil diam. Orang-orang Anshar yang belum pernah melihat Rasulullah SAW , mengira bahwa beliau adalah Abu Bakar yang berdiri itu.

Tatkala panas matahari mengenai beliau, maka Abu Bakar segera memayungi beliau dengan mantelnya. Pada saat itulah mereka baru tahu Rasulullah SAW . Semua penduduk Madinah berkerumun untuk mengadakan penyambutan.

Ini adalah hari yang sangat meriah. Sepanjang sejarahnya Madinah tidak pernah mengalami kejadian seperti itu. Saat itu orang-orang Yahudi juga bisa membenarkan pengabaran yang disampaikan Habaquq, sang Nabi, "Sesungguhnya Allah datang dari Taiman dan Sang Kudus datang dari Gunung Faran." Rasulullah SAW berada di Quba` di rumah Kultsum bin Al-Hadm.

Namun ada pendapat yang mengatakan bahwa beliau menetap di rumah Sa'd bin Khaitsamah. Pendapat yang pertama lebih kuat. Sementara itu, Ali bin Abu Thalib berada di Makkah selam tiga hari, untuk menyelesaikan urusan Rasulullah SAW dengan beberapa orang seperti yang dipesankan beliau.

Setelah itu dia hijrah ke Madinah dengan cara berjalan kaki, hingga bertemu beliau di Quba' dan juga menetap di rumah Kultsum bin Al-Hadm. Beliau berada di Quba' selama empat hari, yaitu hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis. Di sana beliau membangun masjid Quba' dan shalat di dalamnya.

Inilah masjid pertama yang didirikan atas dasar takwa setelah nubuwah. Pada hari Jum'at, beliau melanjutkan perjalanan, dan Abu Bakar membonceng di belakang beliau. Utusan dikirim kepada Bani An-Najjar, yang masih terhitung paman beliau dari sang ibu, lalu mereka pun datang sambil menghunus pedang.

Mereka serombongan menuju Madinah. Shalat Jum'at dilakukan di Bani Salim bin Auf. Maka beliau melaksanakannya di masjid di tengah lembah.

Jumlah mereka ada seratus orang.

HIKMAH & NIAT HARIAN

"Niat Hari Ini: Mengambil hikmah dan meneladani keteladanan Rasulullah SAW dalam peristiwa Berada di Quba'."