Daftar Subbab

Rasulullah SAW Hijrah

Pengepungan Rumah Rasulullah SAW

~4 min baca

Setelah ada ketetapan yang bulat untuk menghabisi Nabi, Jibril turun kepada beliau membawa wahyu dari Allah, seraya mengabarkan persengkokolan Quraisy dan bahwa Allah sudah mengizinkan beliau untuk pergi serta menetapkan waktu hijrah, seraya berkata, "Janganlah engkau tidur di tempat tidurmu malam ini seperti biasanya." Pada tengah hari Nabi menemui Abu Bakar agar menyertainya dalam hijrah. Aisyah menuturkan kejadian ini dengan berkata, "Tatkala kami sedang duduk-duduk di rumah Abu Bakar pada pagi hari, tiba-tiba ada seseorang yang berkata kepada Abu Bakar, "Ini adalah Rasulullah SAW yang mengenakan kain penutup wajah. Tidak biasanya beliau menemui kita pada saat-saat seperti ini." Abu Bakar berkata, "Demi ayah dan ibuku menjadi jaminannya.

Demi Allah, beliau tidak menemuiku pada saat-saat seperti ini kecuali karena ada urusan yang penting." Setelah tiba di depan rumah Abu Bakar, beliau meminta izin, lalu masuk rumah setelah Abu Bakar mengizinkannya. Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Bakar, "Pergilah dari tempatmu ini." "Ini suatu kehendak yang justru bisa mengakibatkan kematian. Demi ayahku menjadi jaminanmu wahai Rasulullah SAW ," kata Abu Bakar.

Beliau bersabda, "Aku sudah diizinkan pergi. " "Demi ayahku menjadi jaminanmu wahai Rasulullah SAW , apakah aku harus menyertai engkau?" tanya Abu Bakar. "Ya," jawab Rasulullah SAW .

Setelah merancang langkah-langkah untuk hijrah, maka beliau kembali lagi ke rumahnya, menunggu datangnya malam. Siang itu para pemuka Quraisy membuat persiapan untuk melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan Parlemen Makkah di Darun Nadwah pada pagi harinya. Untuk melaksanakan rencana ini, ditunjuk sebelas orang terkemuka di antara mereka, yaitu: 1.

Abu Jahal bin Hisyam 2. Al-Hakam bin Abul Ash 3. Uqbah bin Abu Mu'aith 4.

An-Nadhar bin Al-Harits 5. Umayyah bin Khalaf 6. Zam'ah bin Al-Aswad 7.

Thu'aimah bin Adi 8. Abu Lahab 9. Ubay bin Khalaf 10.

Nubih bin Al-Hajjaj 11. Munabbih Al-Hajjaj Ibnu Ishaq menuturkan, "Pada permulaan malam itu mereka berkumpul di depan pintu rumah beliau, mengintip saat beliau sedang tidur lalu siap menghampirinya." Mereka sangat yakin rencana ini bisa berjalan mulus, sehingga Abu Jahal berdiri dengan pongah dan sombong. Dengan sinis dia berkata kepada rekan-rekannya yang mengepung rumah beliau, "Sesungguhnya Muhammad pernah berkata bahwa jika kalian mengikuti agamanya, maka kalian akan menjadi raja bagi bangsa Arab dan non-Arab, kemudian kalian akan dibangkitkan lagi setelah mati, lalu di sana ada taman-taman seperti taman di Yordan.

Jika kalian tidak melaksanakannya, maka kalianlah yang akan mati, kemudian kalian dibangkitkan setelah itu, dan di sana ada api yang membakar kalian." Seperti yang sudah dirancang, rencana jahat itu akan dilaksanakan pada tengah malam. Maka dari itu mereka terus berjaga menunggu saat yang sudah ditentukan. Tetapi Allah lebih berkuasa atas masalah ini.

Di tangan-Nya lah terletak segala kerajaan langit dan bumi. Dia berbuat apa pun yang dikehendaki-Nya. Dia melindungi dan tidak membutuhkan perlindungan.

Dia melaksanakan apa yang pernah disampaikan-Nya kepada Rasulullah SAW , وَاِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِيُثْبِتُوْكَ اَوْ يَقْتُلُوْكَ اَوْ يُخْرِجُوْكَۗ وَيَمْكُرُوْنَ وَيَمْكُرُ اللّٰهُۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الْمٰكِرِيْنَ ۝٣٠ "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya itu, dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya." (Al-Anfal: 30)

HIKMAH & NIAT HARIAN

"Niat Hari Ini: Mengambil hikmah dan meneladani keteladanan Rasulullah SAW dalam peristiwa Pengepungan Rumah Rasulullah SAW."